Impian panjang muslim Korea Selatan untuk memiliki Masjid akhirnya terwujud di tahun 1976. Peresmian Masjid Raya Seoul dihadiri 55 perwakilan dari 20 negara. Peresmian Masjid Raya serta Islamic Center tersebut menjadi begitu penting sepanjang perjalanan sejarah perkembangan Islam di Korea. Dari momen tersebut juga membuahkan hasil yang cukup manis dengan membengkaknya orang Korea asli yang memeluk Islam.
Masjid Raya Seoul di malam hari
Masjid Raya Seoul di siang hari
Oleh-oleh Gratis setelah Jum'atan
Masjid Raya Seoul ini berdiri di atas tanah seluas 4.870 meter persegi. Luas Masjidnya sendiri cuma 427 meter persegi. Di atas lahan itu juga berdiri Islamic Center seluas 1.917 meter persegi. Dan ada hal menarik dari masjid ini, khotbah dibawakan dua kali dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Korea, dan setelah sholat Jum’at semua jamaah di beri oleh oleh gratis berupa 1 buah roti besar dan 1 kotak susu segar.
Itu sebabnya setelah selesai sholat Jum’at, banyak jamaah yang tidak langsung meninggalkan lingkungan masjid, mereka istirahat sejenak di masjid sambil menikmati bingkisan dari masjid dan berbincang bincang dengan sesama jemaah. Momen inilah yang dimanfaatkan para jemaah untuk saling bersilaturrahmi dengan saudara-saudara muslim lainnya.
Seoul Central Mosque (서 울 중앙 모스크: Seoul Jungang Moseukheu)
Seoul Central Mosque atau Masjid Raya Seoul adalah masjid yang dibangun di daerah Itaewon, Seoul, Korea Selatan pada tahun 1976. Masjid ini berada disebuah permukiman (dong) bernama Hannam yang terletak di distrik Yongsan-gu. Masjid ini banyak dikunjungi oleh berbagai bangsa yang tinggal di Seoul dan sekitarnya. Masjid Raya Seoul juga menjadi kebanggaan bagi lebih dari 45 ribu orang Korea asli yang sudah beragama Islam.
Rambu lalu lintas penunjuk arah ke masjid ini ditulis dalam bahasa Inggris dengan nama Seoul Central Masjid, sementara nama resmi yang ditulis di atas pintu masuk utama masjid ini ditulis dalam aksara arab dengan nama Masjid Si'ul Al-Markaz. Untuk mempermudah maka kita alih bahasakan ke bahasa Indonesia saja menjadi Masjid Raya Seoul.
Masjid Raya SEOUL
Masjid Raya Seoul Alamat : 732-21, Hannam 2-dong, Yongsan-gu, Seoul, South Korea (berada di sebelah barat kedutaan besar Malaysia) Telepon : 82 (2) 794-7307 Fax : 82-02-798-9782 Foto-foto Masjid Raya Seoul
Pada hari Jumat, setiap sholat Jumat, paling tidak ada sekitar 800 orang jemaah yang melaksanakan sholat Jumat disana. Mayoritas dari mereka adalah orang Arab, Pakistan, Turki, dan orang asli Korea sendiri.
Komunitas Muslim di negeri yang mayoritas penduduknya beragama Budha ini, kebanyakan adalah para pekerja asing dan imigran dari berbagai negara Muslim, terutama dari kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.
Sementara orang-orang asli Korea yang Muslim, kebanyakan adalah keturunan dari para mualaf yang masuk Islam saat berlangsung Perang Korea. "Di sini ada beberapa orang Korea. Yang lainnya berasal dari Indonesia, Malaysia dan Uzbek. Ada juga beberapa Muslim asal AS. Muslim disini sedikitnya berasal dari 12 sampai 14 negara di dunia," kata Haseeb Ahmad Khan, pengusaha asal Pakistan yang sudah 10 tahun tinggal di Korea Selatan.
Khususnya pada bulan Ramadhan masjid ini, menyediakan makanan buka puasa. Maka tidaklah heran, masjid ini juga selalu ramai pada bulan puasa. Masjid ini juga selalu diisi oleh orang-orang yang mengaji hingga menjelang makan sahur.
Pemerintah Korea Selatan senantiasa memberikan perhatian besar kepada masjid Raya Seoul, setiap kali ada issue terkait dengan ummat Islam, pemerintah setempat langsung menempatkan aparat keamanan di areal masjid untuk memproteksi masjid dan ummat islam yang beribadah disana. Masjid ini memang beberapa kali mendapatkan teror. Salah satunya adalah ketika beberapa pria dengan pedang terhunus menyerbu ke dalam masjid, memaksa polisi bertidak dan memproteksi masjid dan jemaahnya selama berbulan bulan.